Nama Band Luar Yang Kalo Di Indonesiain

Apalah artinya sebuah nama kalo kata Shakespeare. Tapi gak bisa dipungkiri nama sebuah band gak bisa sembarangan. Ini bisa merefleksikan seberapa keren atau jeleknya kualitas band kamu. Jangan sampe namanya kedengeran gak enak kayak nama-nama band luar yang diIndonesiain di bawah ini:


1. Red Hot Chili Peppers = Lada Cabe Pedes Merah

Kalo di Indonesia nama kayak gini gak bisa dijadiin nama band sekeren RHCP, yang ada beneran kayak bumbu masakan ibu-ibu atau cocok juga buat varian baru mie instan.

Suatu hari di toko CD:

A: Mas, ada jual Lada Cabe Pedes Merah gak?

B: Di pasar kali, mbak. Jangan nyari di sini.

A: Duh mas, itu kan nama rock band..

2. Green Day = Hari Hijau

Kasian banget kalo Green Day berubah nama jadi Hari Hijau karena bisa jadi mereka bakalan diasosiakan dengan band Hijau Daun. Tapi Hijau Daun pun juga jadi aneh namanya kalo diInggrisin jadi Leaf Green. Kesannya kayak nama perumahan gitu atau produk gamenya Pokemon. Ngomong-ngomong kenapa kita jadi ngomongin Hijau Daun, bukannya Green Day ya?


3. The Beach Boys = Cowok-cowok Pantai


Nama cowok-cowok pantai buat orang Indonesia kesannya sih kurang gimana gitu karena image cowok pantai di sini gak sebagus image cowok pantai di luar. Jadi emang gak banget kalo The Beach Boys berubah Cowok-cowok Pantai.

4. Queen = Ratu

Kalo dipikir-pikir aneh juga ya band rock ini menamai diri mereka Queen. Tapi mungkin di Inggris sana nama Queen gak sefeminin di sini ya. Sementara kalo diIndonesiain yang berarti Ratu ya gak enak banget dengernya buat sebuah band rock yang semua personilnya cowok. Apalagi di Indonesia emang udah ada nama grup musik bernama Ratu yang emang anggotanya cewek dan beda banget kualitasnya dengan Queen.

5. Kiss = Cium

MBDC gak tau pasti gimana pengaruhnya KISS di negara asalnya dengan nama mereka yang seperti ini. Tapi di Indonesia yang namanya Cium udah pasti bakalan kedengeran katro, lebih katro dari nama Kangen (Band). Kalo Kangen kesannya masih sopan, tapi kalo Cium kesannya agak pervert. Ya pokoknya jangan sampe Kiss berubah jadi Cium deh, biar band yang namanya Kangen tetep megang prestasi sebagai nama band terkatro sejagad raya.

6. God Speed You! Black Emperor = Semoga Kamu Berhasil! Kaisar Hitam

Mungkin kamu terkesima mendengar nama band yang sangat unik tapi juga keren ini. Ternyata nama band ini diambil dari nama sebuah film Jepang tahun 70an. Tapi bukan berarti film ini bertemakan kerajaan karena ada nama ‘Kaisar Hitam’ nya, melainkan tentang sebuah klub motor. Yang pasti nama band ini dalam bahasa Indonesia gak enak didengerin karena aneh dan gak keren aja rasanya.

7. Sixpence None the Richer = Koin 6 Pence yang Tidak Lebih Kaya

Nama Indonesia ini gak enak kedengerannya bukan cuma karena jadi lebih panjang dari nama aslinya yang emang udah panjang, tapi juga orang Indonesia sendiri gak kenal dengan istilah ‘pence’. Jadi gak usah sok diIndonesiain deh daripada orang-orang salah nyebut.

Tambahan dari yang lain :D


8. peluru untuk valentine KU = Bullet For My Vallentine
9. gelombang hitam = Black Tide
10. lari dari kenyataan = escape the fate
11. tombol pembunuh mesin = killswicth Enggine
12. kambingnya tuhan = Lamb of God
13. seperti saat aku terbaring mati = As I Lay Dying
14. pembunuh burger = Burger Kill
15. taman linkin (ada loh tempatnya di jerman) = Linkinpark
16. Muse = parfum
17. bertanya pada alexandria = Asking alexandria
18.5 pandawa = Maroon 5
19.Acid Black Cherry = ceri hitam asam
20.Siam Shade = Bayangan siam
21.One ok Rock = Satu karang oke
22.Monkey Majik = sihir monyet
23.Maximum the Hormone = napsu (maksimalin hormonnya)
24.Core of Soul = inti jiwa
25.Greeeen = hijaaaaauuu

Sumber
Minggu, 09 Maret 2014
Posted by boim gerald

Arti Nama Orang - Orang Jepang


MACAM ARTIAN & NAMA (Laki-laki) Jepang

AKI yang berarti "terang / musim gugur" (明/秋) - Jepang unisex nama.
Akihiro berarti "kecerahan besar" (明宏) - nama anak laki-laki Jepang.
Akio artinya "orang terang" (昭夫) - nama anak laki-laki Jepang.
AKIRA berarti "terang / jelas" (明/亮) - nama Jepang unisex.
AOI yang berarti "biru" (碧) - Jepang unisex nama.
Arata berarti "baru, segar" (新) - nama anak laki-laki Jepang.
Atsushi berarti "sutradara rajin" (敦司) - nama anak laki-laki Jepang.
Ayumu yang berarti "mimpi berjalan, visi" (歩梦) - nama anak laki-laki Jepang.
DAI berarti "besar, besar" (大) - nama anak laki-laki Jepang.
Daichi yang berarti "tanah besar" (大地) - nama anak laki-laki Jepang.
Daiki berarti "kemuliaan / bangsawan besar" (大辉/大贵) - nama anak laki-laki Jepang.
Daisuke berarti "sangat membantu" (大辅) - nama anak laki-laki Jepang.
Eiji yang berarti "keabadian ketertiban" (永次) - nama anak laki-laki Jepang.
FUMIO berarti "sastra, pahlawan ilmiah" (文雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Goro yang berarti "anak kelima" (五郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Hachiro berarti "anak kedelapan" (八郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Hajime berarti "awal" (肇) - nama anak laki-laki Jepang.
Haru artinya "musim semi (seperti dalam musim)" (春) - Jepang unisex nama.
Haruki yang berarti "matahari bersinar" (阳辉) - nama anak laki-laki Jepang.
Haruo berarti "manusia musim semi" (春男) - nama anak laki-laki Jepang.
Haruto yang berarti "matahari terbang" (阳斗) - nama anak laki-laki Jepang.
Hayate yang berarti "halus" (飒) - nama anak laki-laki Jepang.
Hayato yang berarti "orang elang" (隼人) - nama anak laki-laki Jepang.
Hibiki berarti "suara, gema" (响) - nama anak laki-laki Jepang.
Hideaki berarti "sangat baik yang terang, bersinar" (英明) - nama anak laki-laki Jepang.
Hideki yang berarti "pohon kayu yang sangat baik" (英树) - nama anak laki-laki Jepang.
Hideo berarti "suami orang, sangat baik" (英夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Hideyoshi yang berarti "keunggulan baik" (秀良) - nama anak laki-laki Jepang.
Hikaru yang berarti "cahaya, cahaya" (光) - Jepang unisex nama.
Hinata yang berarti "bunga matahari / menghadap ke arah matahari" (向日葵/阳向) - Jepang unisex nama.
HIRAKU berarti "terbuka, memperluas" (拓) - nama anak laki-laki Jepang.
HIRO berarti "murah hati" (寛) - nama Jepang unisex.
Hiroaki yang berarti "lebar, cahaya yang luas" (広明) - nama anak laki-laki Jepang.
Hiroki yang berarti "pohon kayu besar-besaran" (弘树) - nama anak laki-laki Jepang.
Hironori berarti "menahun komando, harga" (博纪) - nama anak laki-laki Jepang.
Hiroshi berarti "murah hati" (寛) - nama anak laki-laki Jepang.
Hiroto berarti "besar, terbang besar" (大斗) - nama anak laki-laki Jepang.
Hiroyuki berarti "perjalanan besar" (宏行) - nama anak laki-laki Jepang.
Hisao berarti "manusia yang hidup panjang, suami" (寿夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Hisashi berarti "direktur lama, penguasa" (久司) - nama anak laki-laki Jepang.
Hisoka berarti "hati-hati, dicadangkan" (密) - Jepang unisex nama.
Hitoshi berarti "orang termotivasi" (人志) - nama anak laki-laki Jepang.
Hotaka berarti "biji-bijian tinggi" (穂高) - nama anak laki-laki Jepang.
Ichiro yang berarti "anak pertama" (一郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Isamu berarti "berani, berani" (勇) - nama anak laki-laki Jepang.
Isao berarti "jasa" (勲) - nama anak laki-laki Jepang.
Itsuki berarti "pohon kayu" (树) - nama anak laki-laki Jepang.
Jiro yang berarti "anak kedua" (二郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Juni berarti "taat" (顺) - Jepang unisex nama.
Junichi berarti "taat pertama (anak)" (顺一) - nama anak laki-laki Jepang.
JURO berarti "anak kesepuluh" (十郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Kaede yang berarti "maple" (枫) - Jepang unisex nama.
Kaito berarti "laut terbang" (海斗) - nama anak laki-laki Jepang.
Kaoru yang berarti "wangi" (薫) - Jepang unisex nama.
KATASHI berarti "perusahaan" (坚) - nama anak laki-laki Jepang.
Katsu yang berarti "kemenangan" (胜) - nama anak laki-laki Jepang.
Katsuo berarti "menang, pria heroik" (胜雄) - nama anak laki-laki Jepang.
KATSURO berarti "anak menang" (胜郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Kazuhiko yang berarti "anak yang harmonis" (和彦) - nama anak laki-laki Jepang.
Kazuhiro berarti "harmoni besar" (和宏) - nama anak laki-laki Jepang.
Kazuki berarti "harapan harmoni" (和希) - nama anak laki-laki Jepang.
Kazuo yang berarti "manusia harmoni" (和夫) - nama anak laki-laki Jepang.
KEN yang berarti "kuat, sehat" (健) - nama anak laki-laki Jepang.
Kenichi yang berarti "kuat, sehat pertama (anak)" (健一) - nama anak laki-laki Jepang.
Kenji yang berarti "yang kuat, kedua yang sehat (anak)" (健二) - nama anak laki-laki Jepang.
Kenshin yang berarti "benar sederhana" (谦信) - nama anak laki-laki Jepang.
Kenta berarti "besar kuat, sehat" (健太) - nama anak laki-laki Jepang.
KICHIRO berarti "anak beruntung" (吉郎) - nama anak laki-laki Jepang.
KIN yang berarti "emas" (金) - Jepang unisex nama.
Kiyoshi yang berarti "kemurnian" (淳) - nama anak laki-laki Jepang.
Kohaku yang berarti "kuning" (琥珀) - Jepang unisex nama.
Kouki yang berarti "harapan cahaya" (光希) - nama anak laki-laki Jepang.
Kouta berarti "kedamaian" (康太) - nama anak laki-laki Jepang.
Kunio yang berarti "manusia negara" (国男) - nama anak laki-laki Jepang.
KURO artinya "anak kesembilan" (九郎) - nama anak laki-laki Jepang.
KYO berarti "kerja sama" (协) - Jepang unisex nama.
Madoka yang berarti "lingkaran bulat" (円) - Jepang unisex nama.
Makoto yang berarti "tulus" (诚) - nama Jepang unisex.
Mamoru yang berarti "pelindung, penjaga" (守) - nama anak laki-laki Jepang.
Manabu yang berarti "belajar, belajar" (学) - nama anak laki-laki Jepang.
MASA berarti "hanya / benar" (正/真) - nama Jepang unisex.
Masaaki berarti "menyenangkan kecerahan" (良昭) - nama anak laki-laki Jepang.
Masahiko yang berarti "anak yang saleh" (正彦) - nama anak laki-laki Jepang.
Masahiro berarti "kemakmuran besar" (昌宏) - nama anak laki-laki Jepang.
Masaki yang berarti "pohon kayu besar" (昌树) - nama anak laki-laki Jepang.
Masao yang berarti "orang benar" (正男) - nama anak laki-laki Jepang.
Masaru yang berarti "kemenangan" (胜) - nama anak laki-laki Jepang.
Masashi berarti "aspirasi benar" (正志) - nama anak laki-laki Jepang.
Masato berarti "orang benar" (正人) - nama anak laki-laki Jepang.
Masayoshi berarti "benar, terhormat" (正义) - nama anak laki-laki Jepang.
Masayuki berarti "berkat benar" (正幸) - nama anak laki-laki Jepang.
Masumi yang berarti "kejelasan benar" (真澄) - Jepang unisex nama.
Michi berarti "jalur" (道) - Jepang unisex nama.
Michio berarti "manusia di perjalanan" (道夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Mikio berarti "pohon manusia bagasi" (干夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Minori berarti "kebenaran" (実) - Jepang unisex nama.
Minoru berarti "kebenaran" (実) - nama anak laki-laki Jepang.
Mitsuo artinya "pahlawan yang bersinar" (光雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Mitsuru berarti "memuaskan, penuh" (満) - nama Jepang unisex.
NAO berarti "jujur" (直) - nama Jepang unisex.
NAOKI berarti "pohon kayu yang jujur" (直树) - nama anak laki-laki Jepang.
Noboru berarti "naik, naik" (翔) - nama anak laki-laki Jepang.
Nobu yang berarti "memperpanjang" (延) - nama anak laki-laki Jepang.
Nobuo berarti "setia, pria bisa dipercaya" (信夫) - nama anak laki-laki Jepang.
NOBURU berarti "memperluas" (伸) - nama anak laki-laki Jepang.
Nobuyuki berarti "kebenaran sukacita" (信幸) - nama anak laki-laki Jepang.
Nori berarti "aturan" (仪) - nama anak laki-laki Jepang.
Norio berarti "manusia yang sah" (法男) - nama anak laki-laki Jepang.
Osamu berarti "disiplin, rajin" (修) - nama anak laki-laki Jepang.
REN berarti "teratai / cinta" (莲/恋) - Jepang unisex nama.
Riku yang berarti "tanah" (陆) - nama anak laki-laki Jepang.
RIKUTO berarti "orang dari tanah" (陆人) - nama anak laki-laki Jepang.
ROKURO berarti "anak keenam" (六郎) - nama anak laki-laki Jepang.
RYO berarti "menyegarkan, dingin" (凉) - nama anak laki-laki Jepang.
Ryoichi berarti "pertama yang baik (anak)" (良一) - nama anak laki-laki Jepang.
Ryota berarti "penyegaran besar" (凉太) - nama anak laki-laki Jepang.
Ryuu berarti "naga, kekaisaran" (龙) - nama anak laki-laki Jepang.
RYUUNOSUKE berarti "pendahulunya bangsawan" (隆之介) - nama anak laki-laki Jepang.
Saburo yang berarti "putra ketiga" (三郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Sadao artinya "pahlawan benar" (贞雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Satoru berarti "bijaksana, cepat belajar" (聡) - nama anak laki-laki Jepang.
Satoshi yang berarti "bijaksana, cepat belajar" (聡) - nama anak laki-laki Jepang.
Seiichi berarti "halus, pertama-tama murni (anak)" (精一) - nama anak laki-laki Jepang.
Seiji yang berarti "halus, kedua murni (anak)" (精二) - nama anak laki-laki Jepang.
Shichiro berarti "anak ketujuh" (七郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Shigeo berarti "manusia berat" (重夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Shigeru berarti "mewah, juga tumbuh" (茂) - nama anak laki-laki Jepang.
SHIN berarti "kebenaran" (真) - nama anak laki-laki Jepang.
Shinichi yang berarti "pertama benar (putra)" (真一) - nama anak laki-laki Jepang.
Shinji berarti "kedua benar (anaknya)" (真二) - nama anak laki-laki Jepang.
Shinobu berarti "ketahanan" (忍) - Jepang unisex nama.
Shiro berarti "putra keempat" (四郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Sho berarti "terbang" (翔) - nama anak laki-laki Jepang.
Shoichi yang berarti "anak terbang (pertama)" (翔一) - nama anak laki-laki Jepang.
Shoji yang berarti "anak terbang (kedua)" (翔二) - nama anak laki-laki Jepang.
SHOUTA berarti "besar terbang" (翔太) - nama anak laki-laki Jepang.
Shuichi berarti "disiplin, rajin pertama (anak)" (修一) - nama anak laki-laki Jepang.
Shuji berarti "disiplin, rajin kedua (anak)" (修二) - nama anak laki-laki Jepang.
Sora berarti "langit" (昊/空) - Jepang unisex nama.
SOUTA berarti "besar tiba-tiba" (飒太) - nama anak laki-laki Jepang.
Susumu artinya "untuk maju, melanjutkan" (进) - nama anak laki-laki Jepang.
Tadao berarti "setia, orang yang setia" (忠夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Tadashi berarti "setia, setia" (忠) - nama anak laki-laki Jepang.
Taichi yang berarti "besar pertama (anak)" (太一) - nama anak laki-laki Jepang.
Taiki yang berarti "cahaya yang besar, bersinar" (大辉) - nama anak laki-laki Jepang.
Takahiro berarti "nilai besar, bangsawan" (贵大) - nama anak laki-laki Jepang.
Takao berarti "bangsawan" (贵夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Takashi yang berarti "sejahtera, mulia" (隆) - nama anak laki-laki Jepang.
Takayuki yang berarti "perjalanan yang mulia" (隆行) - nama anak laki-laki Jepang.
Takehiko berarti "bambu pangeran" (竹彦) - nama anak laki-laki Jepang.
Takeo artinya "pahlawan pejuang" (武雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Takeshi yang berarti "prajurit ganas" (武) - nama anak laki-laki Jepang.
Takuma berarti "kebenaran membuka" (拓真) - nama anak laki-laki Jepang.
Takumi berarti "tukang" (匠) - nama anak laki-laki Jepang.
TAMOTSU berarti "pelindung, penjaga" (保) - nama anak laki-laki Jepang.
TARO berarti "anak besar" (太郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Tatsuo berarti "naga, kekaisaran pahlawan" (竜雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Tatsuya yang berarti "menjadi kaisar, naga" (竜也) - nama anak laki-laki Jepang.
TETSUYA berarti "filsafat, jelas" (哲也) - nama anak laki-laki Jepang.
Tomio berarti "kekayaan, keberuntungan" (富) - nama anak laki-laki Jepang.
Tomohiro berarti "desa barat" (西村) - nama anak laki-laki Jepang.
Toru yang berarti "menembus, membuat jelas" (彻) - nama anak laki-laki Jepang.
Toshi berarti "bijaksana" (慧) - nama anak laki-laki Jepang.
Toshiaki berarti "cahaya menguntungkan" (利明) - nama anak laki-laki Jepang.
Toshio yang berarti "pemimpin pahlawan, jamaknya" (俊雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Toshiyuki berarti "kebijaksanaan" (智之) - nama anak laki-laki Jepang.
Tsuneo artinya "pahlawan konsisten" (恒雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Tsutomu berarti "ketekunan" (勤) - nama anak laki-laki Jepang.
Tsuyoshi yang berarti "kuat" (刚) - nama anak laki-laki Jepang.
YAMATO berarti "harmoni besar" (大和) - nama anak laki-laki Jepang.
Yasu yang berarti "damai" (康) - Jepang unisex nama.
Yasuo berarti "manusia perdamaian" (康夫) - nama anak laki-laki Jepang.
Yasushi berarti "damai" (靖) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoichi berarti "sinar matahari, pertama positif (anak)" (阳一) - nama anak laki-laki Jepang.
Yori berarti "kepercayaan" (頼) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshi berarti "beruntung / benar" (吉/义) - nama Jepang unisex.
Yoshiaki berarti "kebenaran bersinar" (义昭) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshikazu berarti "perdamaian yang baik, Jepang" (良和) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshinori yang berarti "model yang sangat baik" (佳范) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshio yang berarti "hidup menyenangkan" (吉生) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshiro berarti "anak yang saleh" (义郎) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshito berarti "seremonial, orang yang benar" (仪人) - nama anak laki-laki Jepang.
Yoshiyuki berarti "perjalanan benar" (义行) - nama anak laki-laki Jepang.
YOUTA berarti "sinar matahari besar" (阳太) - nama anak laki-laki Jepang.
Yuichi yang berarti "pertama heroik (anak)" (雄一) - nama anak laki-laki Jepang.
Yuji berarti "heroik kedua (anak)" (雄二) - nama anak laki-laki Jepang.
YUKI berarti "kebahagiaan / salju" (幸/雪) - Jepang unisex nama.
Yukio artinya "pahlawan diberkati" (幸雄) - nama anak laki-laki Jepang.
Yutaka berarti "berlimpah, kaya" (豊) - nama anak laki-laki Jepang.
Yuu berarti "lembut" (优) - nama Jepang unisex.
YUUDAI berarti "pahlawan besar" (雄大) - nama anak laki-laki Jepang.
Yuuki artinya "lembut, harapan unggul" (优希) - Jepang unisex nama.
YUUMA artinya "lembut, kebenaran superior" (优真) - nama anak laki-laki Jepang.
YUUTA berarti "keberanian besar" (勇太) - nama anak laki-laki Jepang.
Yuuto yang berarti "orang yang lembut" (悠人) - nama anak laki-laki Jepang.


MACAM ARTIAN & NAMA (Wanita) Jepang

AI berarti "cinta" (爱蓝) - nama gadis Jepang.
Aika berarti "lagu cinta" (爱佳) - nama gadis Jepang.
Aiko yang berarti "anak dari cinta" (爱子) - nama gadis Jepang.
AIMI yang berarti "cinta indah" (爱美) - nama gadis Jepang.
Aina berarti "sayuran cinta" (爱菜) - nama gadis Jepang.
Airi berarti "melati cinta" (爱莉) - nama gadis Jepang.
Akane berarti "merah cemerlang" (茜) - nama gadis Jepang.
Akemi berarti "indah terang" (明美) - nama gadis Jepang.
AKI yang berarti "terang / musim gugur" (明/秋) - Jepang unisex nama.
Akiko yang berarti "anak terang" (明子) - nama gadis Jepang.
AKIRA berarti "terang / jelas" (明/亮) - nama Jepang unisex.
Amaterasu berarti "bersinar surga" (天照) - nama gadis Jepang.
AMI berarti "asia indah" (亜美) - nama gadis Jepang.
AOI yang berarti "biru" (碧) - Jepang unisex nama.
Asami berarti "keindahan pagi" (麻美) - nama gadis Jepang.
Asuka yang berarti "besok parfum, wewangian" (明日香) - nama gadis Jepang.
Atsuko berarti "anak baik" (笃子) - nama gadis Jepang.
AYA berarti "warna" (彩) - nama gadis Jepang.
Ayaka yang berarti "bunga warna-warni" (彩花) - nama gadis Jepang.
Ayako yang berarti "anak warna-warni" (彩子) - nama gadis Jepang.
Ayame berarti "iris" (菖蒲) - nama gadis Jepang.
Ayane berarti "suara warna-warni" (彩音) - nama gadis Jepang.
Ayano yang berarti "warna saya" (彩乃) - nama gadis Jepang.
Chie yang berarti "kebijaksanaan, kecerdasan" (恵) - nama gadis Jepang.
Chieko yang berarti "anak kecerdasan, kebijaksanaan" (恵子) - nama gadis Jepang.
Chiharu berarti "seribu mata air (seperti dalam musim)" (千春) - nama gadis Jepang.
Chika yang berarti "bunga pencar" (散花) - nama gadis Jepang.
CHIKAKO berarti "anak seribu parfum" (千香子) - nama gadis Jepang.
CHINATSU berarti "seribu musim panas" (千夏) - nama gadis Jepang.
Chiyo yang berarti "seribu generasi" (千代) - nama gadis Jepang.
CHIYOKO berarti "anak seribu generasi" (千代子) - nama gadis Jepang.
CHO berarti "kupu-kupu" (蝶) - nama gadis Jepang.
CHOUKO berarti "anak kupu-kupu" (蝶子) - nama gadis Jepang.
Eiko berarti "anak kemegahan" (栄子) - nama gadis Jepang.
EMI berarti "berkat yang indah" (恵美) - nama gadis Jepang.
EMIKO berarti "anak berkat yang indah" (恵美子) - nama gadis Jepang.
Eri berarti "diberkati hadiah" (絵理) - nama gadis Jepang.
Etsuko berarti "anak sukacita" (悦子) - nama gadis Jepang.
Fumiko yang berarti "anak dari keindahan berlimpah" (富美子) - nama gadis Jepang.
HANA berarti "bunga" (花) - nama gadis Jepang.
Hanako yang berarti "anak bunga" (花子) - nama gadis Jepang.
Haru artinya "musim semi (seperti dalam musim)" (春) - Jepang unisex nama.
Haruka yang berarti "bunga musim semi" (春花) - nama gadis Jepang.
Haruko yang berarti "anak musim semi" (春子) - nama gadis Jepang.
HARUMI berarti "musim semi yang indah" (春美) - nama gadis Jepang.
Haruna yang berarti "sayuran musim semi" (春菜) - nama gadis Jepang.
HIDEKO berarti "anak dari keunggulan" (秀子) - nama gadis Jepang.
HIKARI yang berarti "cahaya, cahaya" (光) - nama gadis Jepang.
Hikaru yang berarti "cahaya, cahaya" (光) - Jepang unisex nama.
Hina berarti "sayuran matahari" (阳菜) - nama gadis Jepang.
Hinata yang berarti "bunga matahari / menghadap ke arah matahari" (向日葵/阳向) - Jepang unisex nama.
HIRO berarti "murah hati" (寛) - nama Jepang unisex.
Hiroko berarti "anak murah hati" (寛子) - nama gadis Jepang.
Hiromi yang berarti "keindahan murah hati" (寛美) - nama gadis Jepang.
Hisako berarti "anak dari kehidupan yang panjang" (久子) - nama gadis Jepang.
Hisoka berarti "hati-hati, dicadangkan" (密) - Jepang unisex nama.
Hitomi berarti "murid dari mata" (瞳) - nama gadis Jepang.
HONOKA berarti "bunga harmoni" (和花) - nama gadis Jepang.
Hoshi yang berarti "bintang" (星) - nama gadis Jepang.
HOSHIKO berarti "anak bintang" (星子) - nama gadis Jepang.
Hotaru yang berarti "kunang-kunang" (蛍) - nama gadis Jepang.
IZUMI berarti "musim semi, air mancur" (泉) - nama gadis Jepang.
Juni berarti "taat" (顺) - Jepang unisex nama.
Junko artinya "murni, anak-anak asli" (纯子) - nama gadis Jepang.
Kaede yang berarti "maple" (枫) - Jepang unisex nama.
KAMIKO berarti "anak unggul" (上子) - nama gadis Jepang.
Kanako yang berarti "harum Nara (kota di jepang) anak" (香奈子) - nama gadis Jepang.
Kanon yang berarti "suara bunga" (花音) - nama gadis Jepang.
Kaori berarti "parfum, aroma" (香) - nama gadis Jepang.
Kaoru yang berarti "wangi" (薫) - Jepang unisex nama.
Kasumi berarti "kabut" (霞) - nama gadis Jepang.
Katsumi berarti "keindahan menang" (胜美) - nama gadis Jepang.
Kazue yang berarti "berkat pertama" (一恵) - nama gadis Jepang.
Kazuko berarti "anak harmoni" (和子) - nama gadis Jepang.
Kazumi yang berarti "keindahan yang harmonis" (和美) - nama gadis Jepang.
KEI berarti "hormat" (敬) - nama gadis Jepang.
Keiko yang berarti "anak diberkati / anak hormat" (恵子/敬子) - nama gadis Jepang.
Kiko yang berarti "anak menahun" (纪子) - nama gadis Jepang.
Kiku yang berarti "krisan" (菊) - nama gadis Jepang.
KIMI berarti "mulia" (君) - nama gadis Jepang.
Kimiko yang berarti "permaisuri anak" (后子) - nama gadis Jepang.
KIN yang berarti "emas" (金) - Jepang unisex nama.
Kiyoko berarti "anak murni" (清子) - nama gadis Jepang.
Kiyomi berarti "keindahan murni" (清美) - nama gadis Jepang.
Kohaku yang berarti "kuning" (琥珀) - Jepang unisex nama.
Kokoro yang berarti "jiwa, hati" (心) - nama gadis Jepang.
KOTONE berarti "suara koto (kecapi Jepang)" (琴音) - nama gadis Jepang.
Kumiko berarti "anak lama yang indah" (久美子) - nama gadis Jepang.
KYO berarti "kerja sama" (协) - Jepang unisex nama.
Kyoko yang berarti "anak hormat" (恭子) - nama gadis Jepang.
Madoka yang berarti "lingkaran bulat" (円) - Jepang unisex nama.
MAI berarti "menari" (舞) - nama gadis Jepang.
Maiko berarti "anak tari" (舞子) - nama gadis Jepang.
Maki yang berarti "harapan yang sejati" (真希) - nama gadis Jepang.
Makoto yang berarti "tulus" (诚) - nama Jepang unisex.
MAMI berarti "keindahan sejati" (真美) - nama gadis Jepang.
MANA yang berarti "cinta" (爱) - nama gadis Jepang.
Manami berarti "indah mencintai" (爱美) - nama gadis Jepang.
MAO berarti "tari sakura mekar" (舞桜) - nama gadis Jepang.
Mariko yang berarti "anak desa sejati" (真里子) - nama gadis Jepang.
MASA berarti "hanya / benar" (正/真) - nama Jepang unisex.
Masami berarti "menjadi cantik" (成美) - nama gadis Jepang.
Masumi yang berarti "kejelasan benar" (真澄) - Jepang unisex nama.
MASUYO berarti "keuntungan dunia" (益世) - nama gadis Jepang.
Mayu yang berarti "benar lembut" (真优) - nama gadis Jepang.
Mayumi yang berarti "keindahan yang lembut benar" (真优美) - nama gadis Jepang.
Megumi yang berarti "berkat" (恵) - nama gadis Jepang.
MEI berarti "tumbuh hidup" (芽生) - nama gadis Jepang.
MI berarti "indah" (美) - nama gadis Jepang.
Michi berarti "jalur" (道) - Jepang unisex nama.
Michiko yang berarti "anak yang bijak indah" (美智子) - nama gadis Jepang.
Midori artinya "hijau" (绿) - nama gadis Jepang.
MIEKO berarti "anak berkat yang indah" (美枝子) - nama gadis Jepang.
Miho berarti "dilindungi, dijamin keindahan" (美保) - nama gadis Jepang.
MIKA berarti "wangi yang indah" (美香) - nama gadis Jepang.
MIKI berarti "putri cantik" (美姫) - nama gadis Jepang.
Miku yang berarti "langit yang indah" (美空) - nama gadis Jepang.
Minako yang berarti "anak yang cantik" (美奈子) - nama gadis Jepang.
Minori berarti "kebenaran" (実) - Jepang unisex nama.
MIO berarti "cherry blossom indah" (美桜) - nama gadis Jepang.
Misaki yang berarti "bunga indah" (美咲) - nama gadis Jepang.
Mitsuko artinya "anak terang" (光子) - nama gadis Jepang.
Mitsuru berarti "memuaskan, penuh" (満) - nama Jepang unisex.
MIU berarti "bulu yang indah" (美羽) - nama gadis Jepang.
Miwa berarti "hamony indah, damai" (美和) - nama gadis Jepang.
Miyako yang berarti "anak malam yang indah" (美夜子) - nama gadis Jepang.
MIYOKO berarti "anak yang indah dari generasi" (美代子) - nama gadis Jepang.
Miyu berarti "indah lembut" (美优) - nama gadis Jepang.
Miyuki yang berarti "berkat yang indah" (美幸) - nama gadis Jepang.
MIZUKI berarti "bulan yang indah" (美月) - nama gadis Jepang.
MOE berarti "tumbuh" (萌) - nama gadis Jepang.
MOMOE berarti "seratus berkat" (百恵) - nama gadis Jepang.
MOMOKA berarti "persik bunga pohon" (桃花) - nama gadis Jepang.
Momoko yang berarti "persik anak pohon" (桃子) - nama gadis Jepang.
MORIKO berarti "anak hutan" (森子) - nama gadis Jepang.
NANA berarti "tujuh" (七) - nama gadis Jepang.
Nanami yang berarti "laut tujuh" (七海) - nama gadis Jepang.
NAO berarti "jujur" (直) - nama Jepang unisex.
Naoko yang berarti "anak yang jujur" (直子) - nama gadis Jepang.
Naomi berarti "indah jujur" (直美) - nama gadis Jepang.
Natsuki berarti "harapan musim panas" (夏希) - nama gadis Jepang.
Natsuko berarti "musim panas anak-anak" (夏子) - nama gadis Jepang.
Natsumi yang berarti "musim panas yang indah" (夏美) - nama gadis Jepang.
KKP yang berarti "kasih saya" (乃爱) - nama gadis Jepang.
Nobuko yang berarti "setia, anak yang dipercaya" (信子) - nama gadis Jepang.
Noriko yang berarti "anak sah" (典子) - nama gadis Jepang.
RAN yang berarti "anggrek" (兰) - nama gadis Jepang.
REI berarti "indah" (丽) - nama gadis Jepang.
Reiko-san yang berarti "anak manis" (丽子) - nama gadis Jepang.
REN berarti "teratai / cinta" (莲/恋) - Jepang unisex nama.
RIE berarti "berkat sejati" (理恵) - nama gadis Jepang.
RIKA berarti "wangi benar" (理香) - nama gadis Jepang.
Riko yang berarti "anak dari kebenaran" (理子) - nama gadis Jepang.
RIN berarti "bermartabat" (凛) - nama gadis Jepang.
Rina yang berarti "melati" (莉奈) - nama gadis Jepang.
RIO berarti "desa cherry blossom" (里桜) - nama gadis Jepang.
Ryoko berarti "anak menyegarkan" (凉子) - nama gadis Jepang.
Sachiko berarti "menyenangkan anak-anak, senang" (幸子) - nama gadis Jepang.
Saki artinya "mekar harapan" (咲希) - nama gadis Jepang.
SAKURA berarti "cherry blossom" (桜/さくら) - nama gadis Jepang.
SAKURAKO berarti "anak cherry blossom" (桜子) - nama gadis Jepang.
Satoko yang berarti "anak bijaksana" (聡子) - nama gadis Jepang.
Satomi berarti "indah dan bijaksana" (聡美) - nama gadis Jepang.
Sayuri yang berarti "lili kecil" (小百合) - nama gadis Jepang.
Setsuko yang berarti "anak melodi" (节子) - nama gadis Jepang.
SHIGEKO berarti "anak yang sedang tumbuh" (成子) - nama gadis Jepang.
Shika berarti "rusa" (鹿) - nama gadis Jepang.
Shinju berarti "mutiara" (真珠) - nama gadis Jepang.
Shinobu berarti "ketahanan" (忍) - Jepang unisex nama.
Shiori berarti "puisi" (诗织) - nama gadis Jepang.
Shizuka yang berarti "musim panas yang tenang" (静夏) - nama gadis Jepang.
Shizuko yang berarti "anak yang tenang" (静子) - nama gadis Jepang.
SHUN berarti "kecepatan, cepat" (骏) - nama gadis Jepang.
Sora berarti "langit" (昊/空) - Jepang unisex nama.
Sumiko yang berarti "anak kejelasan" (澄子) - nama gadis Jepang.
Suzu berarti "bel" (铃) - nama gadis Jepang.
Suzume berarti "burung" (雀) - nama gadis Jepang.
Takako yang berarti "anak yang mulia" (贵子) - nama gadis Jepang.
TAKARA berarti "harta karun" (宝) - nama gadis Jepang.
TAMIKO berarti "anak dari banyak keindahan" (多美子) - nama gadis Jepang.
TERUKO berarti "anak yang bersinar" (照子) - nama gadis Jepang.
Tomiko berarti "anak kekayaan, keberuntungan" (富子) - nama gadis Jepang.
Tomoko yang berarti "anak kebijaksanaan, kecerdasan" (智子) - nama gadis Jepang.
Tomomi berarti "teman indah" (朋美) - nama gadis Jepang.
Toshiko yang berarti "anak pintar" (敏子) - nama gadis Jepang.
Tsubaki berarti "bunga kamelia" (椿) - nama gadis Jepang.
Tsubame berarti "menelan (burung)" (燕) - nama gadis Jepang.
TSUKIKO berarti "anak bulan" (月子) - nama gadis Jepang.
UME berarti "plum" (梅) - nama gadis Jepang.
Umeko berarti "anak plum" (梅子) - nama gadis Jepang.
Usagi berarti "kelinci" (兎) - nama gadis Jepang.
Wakana yang berarti "musik yang harmonis" (和奏) - nama gadis Jepang.
Yasu yang berarti "damai" (康) - Jepang unisex nama.
Yasuko yang berarti "anak perdamaian" (康子) - nama gadis Jepang.
Yoko berarti "anak dari sinar matahari" (阳子) - nama gadis Jepang.
Yoshi berarti "beruntung / benar" (吉/义) - nama Jepang unisex.
Yoshie yang berarti "sungai yang indah" (佳江) - nama gadis Jepang.
Yoshiko berarti "anak dari kebaikan" (良子) - nama gadis Jepang.
Yua berarti "cinta mengikat" (结爱) - nama gadis Jepang.
YUI berarti "pakaian mengikat" (结衣) - nama gadis Jepang.
YUINA berarti "mengikat" (结奈) - nama gadis Jepang.
Yuka yang berarti "bunga lembut" (优花) - nama gadis Jepang.
Yukari yang berarti "pohon pir yang indah" (佳梨) - nama gadis Jepang.
YUKI berarti "kebahagiaan / salju" (幸/雪) - Jepang unisex nama.
Yukiko yang berarti "anak salju / anak kebahagiaan" (幸子/雪子) - nama gadis Jepang.
Yuko artinya "anak yang lembut" (优子) - nama gadis Jepang.
Yumi berarti "alasan cantik" (由美) - nama gadis Jepang.
Yumiko yang berarti "anak alasan yang indah" (由美子) - nama gadis Jepang.
Yuri yang berarti "lili" (百合) - nama gadis Jepang.
Yuriko berarti "anak lili" (百合子) - nama gadis Jepang.
Yuu berarti "lembut" (优) - nama Jepang unisex.
Yuuki artinya "lembut, harapan unggul" (优希) - Jepang unisex nama.
YUUNA berarti "lembut" (优奈) - nama gadis Jepang.
Yuzuki yang berarti "bulan lembut" (优月) - nama gadis Jepang.



Nama-Nama Marga di Jepang

         Berdasarkan Kamus Nama Keluarga Jepang (日本苗字大辞典) yang dikeluarkan Juli 1996, terdapat 291.129 nama keluarga yang berbeda di Jepang. Jika nama-nama keluarga tersebut dilafalkan atau dilatinkan sama tapi ditulis dengan huruf kanji yang berbeda maka dihitung sebagai nama keluarga yang berbeda pula, dari sini dipercaya terdapat kira-kira 300.000 nama keluarga di Jepang. Sepuluh nama keluarga dipakai sekitar 10% populasi, dan 7000 nama keluarga yang paling sering dipakai melingkupi lebih dari 96%. Sedangkan, 100 nama keluarga yang paling sering digunakan di bawah melingkupi hampir satu pertiga populasi. Berikut adalah keseratus satu nama tersebut:

1. Sato memiliki arti "wisteria bantuan" (佐藤)
2. Suzuki memiliki arti "pohon lonceng kecil" (鈴木)
3. Takahashi memiliki arti "jembatan tinggi" (高橋)
4. Tanaka memiliki arti "tengah sawah" (田中)
5. Watanabe memiliki arti "batas seberang" (渡辺)
6. Ito memiliki arti "wisteria itu" (伊藤)
7. Yamamoto memiliki arti "gunung asal" (山本)
8. Nakamura memiliki arti "tengah kampung" (中村)
9. Ohayashi memiliki arti "hutan kecil" (小林)
10. Kobayashi memiliki arti "hutan kecil" (小林)
11. Kato memiliki arti "wisteria yang menambah" (加藤)
12. Kichida memiliki arti "sawah kegembiraan" (吉田)
13. Yoshida memiliki arti "sawah kegembiraan" (吉田)
14. Yamada memiliki arti "sawah di gunung" (山田)
15. Sasaki memiliki arti "pohon bantuan" (佐々木)
16. Yamaguchi memiliki arti "mulut gunung" (山口)
17. Matsumoto memiliki arti "pohon pinus asal" (松本)
18. Ine memiliki arti "atas sumur" (井上)
19. Inoue memiliki arti "atas sumur" (井上)
20. Saito memiliki arti "wisteria penyucian" (斎藤)
21. Kimura memiliki arti "kampung pohon" (木村)
22. Hayashi memiliki arti "hutan kecil" (林)
23. Rin memiliki arti "hutan kecil" (林)
24. Kiyomizu memiliki arti "air suci" (清水)
25. Shimizu memiliki arti "asir suci" (清水)
26. Yamasaki memiliki arti "lembah gunung" (山崎)
27. Ikeda memiliki arti "sawah berkolam" (池田)
28. Abe memiliki arti "bagian sudut" (阿部)
29. Mori memiliki arti "hutan" (森)
30. Hashimoto memiliki arti "jembatan asal" (橋本)
31. Yamashita memiliki arti "gunung di bawah" (山下)
32. Ishikawa memiliki arti "sungai berbatu" (石川)
33. Nakashima memiliki arti "pulau pusat" (中島)
34. Maeda memiliki arti "depan sawah" (前田)
35. Fujita memiliki arti "sawah wisteria" (藤田)
36. Ogawa memiliki arti "sungai kecil" (小川)
37. Kokawa memiliki arti "sungai kecil" (小川)
38. Okada memiliki arti "sawah di bukit" (岡田)
39. Gato memiliki arti "belakang wisteria" (後藤)
40. Goto memiliki arti "belakang wisteria" (後藤)
41. Hasegawa memiliki arti "sungai lembah panjang" (長谷川)
42. Hayagawa memiliki arti "sungai lembah panjang" (長谷川)
43. Samurakami memiliki arti "kampung atas" (村上)
44. Murakami memiliki arti "kampung atas" (村上)
45. Kondo memiliki arti "dekat wisteria" (近藤)
46. Chikafuji memiliki arti "dekat wisteria" (近藤)
47. Ishii memiliki arti "sumur berbatu" (石井)
48. Sakamoto memiliki arti "bukit asal" (坂本)
49. Endo memiliki arti "wisteria yang jauh" (遠藤)
50. Aoki memiliki arti "pohon hijau" (青木)
51. Fujii memiliki arti "sumur wisteria" (藤井)
52. Nishimura memiliki arti "kampung barat" (西村)
53. Fukuda memiliki arti "sawah keberuntungan" (福田)
54. Oota memiliki arti "sawah besar" (太田)
55. Miura memiliki arti "tiga teluk" (三浦)
56. Fujihara memiliki arti "padang wisteria" (藤原)
57. Okamoto memiliki arti "bukit asal" (岡本)
58. Matsuda memiliki arti "sawah berpohon pinus" (松田)
59. Saitou memiliki arti "wisteria yang sama" (斉藤)
60. Nakagawa memiliki arti "sungai tengah" (中川)
61. Nakano memiliki arti "padang tengah" (中野)
62. Harada memiliki arti "sawah di padang rumput" (原田)
63. Ono memiliki arti "padang kecil" (小野)
64. Kono memiliki arti "padang kecil" (小野)
65. Sanu memiliki arti "padang kecil" (小野)
66. Takeuchi memiliki arti "rumah bambu" (竹内)
67. Tamura memiliki arti "kampung bersawah" (田村)
68. Kaneko memiliki arti "anak emas" (金子)
69. Wada memiliki arti "sawah Jepang" (和田)
70. Nakayama memiliki arti "gunung tengah" (中山)
71. Ishida memiliki arti "sawah berbatu" (石田)
72. Ageda memiliki arti "sawah atas" (上田)
73. Ueda memiliki arti "sawah atas" (上田)
74. Kamida memiliki arti "sawah atas" (上田)
75. Jouda memiliki arti "sawah atas" (上田)
76. Morita memiliki arti "sawah hutan" (森田)
77. Hara memiliki arti "padang rumput" (原)
78. Shibata memiliki arti "sawah kayu bakar" (柴田)
79. Sakai memiliki arti "sumur tuak" (酒井)
80. Sakei memiliki arti "sumur tuak" (酒井)
81. Kudo memiliki arti "pendirian wisteria" (工藤)
82. Kodo memiliki arti "pendirian wisteria" (工藤)
83. Yokoyama memiliki arti "gunung datar" (横山)
84. Miyazaki memiliki arti "tanjung istana" (宮崎)
85. Miyamoto memiliki arti "istana asal" (宮本)
86. Uchida memiliki arti "sawah dalam" (内田)
87. Kouki memiliki arti "pohon tinggi" (高木)
88. Takaki memiliki arti "pohon tinggi" (高木)
89. Ando memiliki arti "wisteria yang damai" (安藤)
90. Taniguchi memiliki arti "mulut lebah" (谷口)
91. Oono memiliki arti "padang luas" (大野)
92. Imai memiliki arti "sumur sekarang" (今井)
93. Maruyama memiliki arti "gunung melingkar" (丸山)
94. Kouda memiliki arti "sawah tinggi" (高田)
95. Takata memiliki arti "sawah tinggi" (高田)
96. Kawano memiliki arti "padang sungai" (河野)
97. Kouno memiliki arti "padang sungai" (河野)
98. Fujimoto memiliki arti "wisteria asal" (藤本)
99. Ojima memiliki arti "pulau kecil" (小島)
100. Kojima memiliki arti "pulau kecil" (小島)
101. Takeda memiliki arti "sawah prajurit" (武田)

Sumber

Senin, 20 Januari 2014
Posted by boim gerald

Hampir semua aplikasi di Android dan iOS 'berbahaya



Sekitar 78 persen dari 100 aplikasi berbayar di iOS dan Android rupanya sudah tidak perawan. Perawan di sini maksudnya adalah aplikasi tersebut ternyata sudah diusili terlebih dulu oleh hacker.
Seperti yang dilansir oleh The Telegraph (12/12), aplikasi yang di hack ini sendiri sebagian besar merupakan aplikasi terbaik di platform masing-masing. Ada sekitar 100 persen aplikasi Android yang diusili ini masuk dalam daftar aplikasi terbaik, sementara di iOS ada sekitar 56 persen yang berada pada daftar dengan kategori yang sama.
Meski angkanya besar, hal ini sendiri bisa dibilang lebih baik dari tahun lalu. Menurut Arxan Technologies yang sudah melakukan penelitian dengan topik tersebut, angkanya tercatat menurun hingga 36 persen.
Hacker sendiri kebanyakan menyerang aplikasi gratisan dengan persentase 73 persen di Android dan 53 persen di iOS pada 2013. Sementara di 2012 angkanya sangat tinggi, yaitu 80 persen di Android dan 40 persen di iOS.
Aplikasi yang dihack ini sendiri tentu bisa merugikan pengguna dan pembuatnya. Hacker bisa mencuri uang, data, dan benda lainnya milik pengguna yang seharusnya hanya bisa diakses oleh penyedia aplikasi saja.
Sebagai contoh dari aksi peretasan ini adalah aplikasi BBM atau BlackBerry Messenger saat pertama kali rilis di iOS dan Android. Hacker sempat membuat versi bajakannya sehingga merusak kinerja server BBM dan membuat BlackBerry menunda peluncuran BBM lintas platform.
sumber: Merdeka.com
Minggu, 15 Desember 2013
Posted by boim gerald
Tag :

Ini Alasan Mesut Oezil Pindah dari Real Madrid ke Arsenal


Asisten Pelatih Real Madrid Paul Clement membeberkan alasan Los Blancos menjual Mesut Oezil ke Arsenal. Penjelasan ini untuk menjawab rumor yang kurang sedap terkait kepindahan Oezil ke Emirates Stadium. 
Clement pun angkat bicara di Daily Mail seputar kepindahan Oezil ini. "Kompetisi sangat ketat untuk mendapatkan tempat bermain di Madrid. Garet (Bale) datang dan tidak ada jaminan setiap pemain dapat merumput penuh secara reguler. Mesut (Oezil) menginginkan jaminan itu".
"Tentu itu (jaminan) tidak mungkin. Jadi, dia (Oezil) memutuskan untuk pindah. Dia sudah empat tahun bermain di klub yang besar dengan segudang pengalaman. Dia pergi ke klub yang mungkin menngejar sesuatu selama bertahun-tahun. Dia (Oezil) ke kamar ganti sebagai pemain senior," kata Clement. 
Kepindahan Oezil dari Santiago Bernabeu terbilang mengejutkan. Sebab, pemain kebangsaan Jerman itu pindah di saat bursa transfer hampir ditutup. Oleh Arsenal, Ozil direkrut dengan nilai 42,5 juta pound atau sekitar Rp 700 miliar. 
sumber: REPUBLIKA.CO.ID
Posted by boim gerald

Sejarah Kapukvalley (ngejaring anak kosan)

        “Apa itu Kapuk Valley dan apa keistimewaannya?”. Peringatan: tulisan ini banyak sekali menggunakan istilah-istilah dalam jaringan komputer.
 Mungkin banyak dari kalian yang tidak paham dengan apa yang tertuang disini. Dongeng tentang sebuah lembah yang membuat cara komunikasi segelintir orang berubah. Inilah tulisan tentang sebuah lingkungan tempat  gue tumbuh selama satu dekade yang hadir sebagai muara bagi pertanyaan

Bagi yang pernah kuliah di Universitas Gunadarma Depok dan sering ke Kampus D mungkin udah ga asing dengan daerah Kapuk. Pintu masuk nya pun cuma beberapa meter di depan pintu masuk kampus yang konon katanya termasuk World Class University itu. Gue sendiri udah ngekos di daerah kapuk sejak pertama kali kuliah sampai lulus, dan baru keluar dari kapuk setelah akhirnya memutuskan meminang anak pak Cecep dan ibu Desi yang geulis itu. Gang Kapuk, begitu orang asli situ menyebutnya karena dikenal sebagai daerah yang banyak pedagang kapuknya. Semasa gue ngekos disitu memang banyak tukang kapuk yang berseliweran menawarkan jasa “isi ulang” kapuk kasur. Btw, dulu belum ada counter pulsa, bahkan handphone tidak cukup populer waktu itu karena masih termasuk barang mewah, pager hadir sebagai media komunikasi alternatif yang lebih modern ketimbang surat dan telpon rumah. Internet juga termasuk hal baru, cuma ada beberapa warnet yang buka dengan tarif yang cukup mahal sekitar Rp. 12,000,- per jam dengan kecepatan 56Kbps karena kecepatan modem yang paling cepat pada saat itu adalah 56Kbps. Bisa dibayangkan betapa sabarnya orang-orang pada waktu itu. Tidak heran pantatnya pada lebar. Don’t look at my ass!

Pada pertengahan tahun 1999, gue dan temen kosan gue Iman Sulaeman terdaftar sebagai mahasiswa Teknik Informatika Gunadarma yang sempat satu kelas di tingkat satu, kami pisah kelas di tingkat dua. Ada hal unik mengenai sohib gue yang satu ini. Pertama, dia punya dua akte lahir, dan sampai sekarang pun ga tau mana yang benar-benar valid. Kedua, entah dapet ide darimana dia mendadak minta dipanggil “Eqi”, sebuah nama panggilan yang sama sekali ga ada hubungan dengan nama aslinya. Berhubung gue udah terlanjur terbiasa manggil dia “Man” dan gue menghormati keinginannya maka gue panggil di “Maneq”. Kami berdua tertarik dengan jaringan komputer, mata kuliah yang baru kami akan dapatkan di tingkat tiga. Dengan pengetahuan seadanya, dipenghujung tahun 2000 kami berusaha membangun sendiri jaringan komputer dikosan. Hanya berdua. Itu pun cuma untuk main game Opposing Force, salah satu expansion pack dari game Half-Life. Sebagai informasi, bermain Opposing Force dengan hanya satu lawan di map (lapangan virtual bagi First-Person Shooter (FPS) game) yang besar itu membosankan. Karena besarnya map yang digunakan kadang butuh waktu beberapa menit untuk bisa saling ketemu dan tembak-tembakan. Kadang kalo udah mulai frustasi gue teriak “Neq! Posisi lo dimana? Gue samperin dah!”.

Opposing Force

Diseberang kami ada sebuah kosan berjudul Pondok Sentosa (Posen) yang terdiri dari kurang lebih 32 kamar dimana 16 kamar diantaranya terhubung dengan jaringan komputer. Dan mereka juga doyan main Opposing Force. Kentara dari suara tembakan yang kami dengar tiap malam. Muncul dipikiran gue kalo aja jaringan komputer kosan gue bisa nyambung dengan mereka sepertinya bakal jadi sesuatu yang seru! Jadilah kami berangkat ke Mangga Dua (pusat komputer terbesar di Jakarta) untuk membeli kabel BNC sepanjang 50 meter. Kabel BNC ini sebenarnya bukan barang murah, kabel UTP saat itu juga masih tergolong langka. Kami menghabiskan sebagian besar uang bulanan kami untuk membeli kabel BNC ini. Sebuah investasi yang tidak murah untuk sebuah kepuasan bermain game. Tapi belakangan kami sadar kalo investasi ini jauh lebih berharga dari yang kami kira. Sebagai informasi, jaringan pada saat itu belum menggunakan hub atau switch dan hanya menggunakan Topologi Bus untuk menghubungkan antar komputer dimana ujung-ujung dari jaringannya disebut dengan Terminator dan apabila ada komputer baru yang ingin nyambung maka harus dihubungkan dengan salah satu Terminator.


BNC Connector

BNC Tee Connectors with Terminator
Pemasangan kabel ini juga cukup dramatis, karena selain harus menghadapi maut dengan naik keatap kosan juga disaksikan dengan tatapan curiga oleh induk semang yang khawatir tagihan listriknya tiba-tiba membengkak, ternyata diujung kabel kami harus menghadapi penolakan dari salah satu sesepuh dikosan tersebut. Namun dengan sedikit negosiasi dengan beberapa sesepuh lain dikosan yang bersangkutan akhirnya kami dapat restu untuk menyolokkan kabel kami ke Terminator mereka. Sejak saat itu, setiap kali gue dan Iman mendengar suara tembakan dari kosan sebelah, kami langsung buru-buru ngidupin komputer dan bergabung di medan perang. Saat satu tembakan headshot dari gue berhasil melumpuhkan salah seorang pemain dari kosan tetangga maka teriakan lantang pun terdengar dari kosan seberang menyeruak ditengah bisingnya suara tembakan: NGEPET!

Kebetulan salah satu temen kelas kami ada yang ngekos di Posen, namanya Ivan Drajatsukma asli Bandung. Kalo main Opposing Force dia suka pake nickname Tatang karena kebiasannya di Opposing Force menggunakan senjata linggis dan memukul-mukulkannya ke dinding sehingga berbunyi “Tang! Tang! Tang!”. Kami bertiga adalah mahasiswa yang sedang dalam masa pertumbuhan dan sedang lucu-lucunya waktu itu. Dan yang namanya mahasiswa seringkali dihadapkan dengan hal yang menyebalkan seperti tugas praktikum. Untungnya tugas praktikum ini boleh dikumpulkan dalam file Microsoft Word. Si tatang ini termasuk yang rajin bikin tugas praktikum. Jadi lah setiap H-1 menjelang praktikum gue “malakin” tugas praktikum dari dia. Disinilah gue baru ngerasain keuntungan lain dari jaringan kosan ini. Gue ga perlu harus nyamperin kekosan untuk ngopi tugas praktikum. File tugas bisa dikirim lewat jaringan, tinggal kopi ke disket (saat itu flashdisk masih termasuk barang mewah) lalu ke rental komputer terdekat untuk ngeprint. Saat itulah gue mulai bermimpi, gimana kalo misalnya gue bisa ngopi tugas praktikum dari temen kelas yang kosannya terpisah beratus-ratus meter dari gue tanpa harus ke kosannya? Bagi gue, itulah pertama kali nya gue bermimpi tentang sesuatu. Gue belum pernah membayangkan suatu hal begitu kuat sebelumnya. Masa kecil gue penuh dengan mimpi palsu tentang “Mau jadi apa kalo udah gede nanti?”.

Lalu teori Law of Attraction seolah berlaku, ketika kita sangat menginginkan sesuatu maka alam bekerja secara ajaib dan misterius untuk mewujudkannya. Selang beberapa hari setelah kosan gue terhubung dengan Posen, Agie Triwijaya (Agie) dari kosan Pondok Rakyat (Porak) menghampiri kosan gue untuk minta izin untuk menghubungkan kosan mereka ke kosan gue. Pada titik ini, jaringan kami mengalami evolusi dengan mulai menggunakan Hub namun tetap menggunakan kabel BNC sebagai penghubung antara switch Posen dan Pinix. Lalu ada kosan Depan Warung (Depwar) yang letaknya disamping kosan gue. Trus ada Wisma Palem (Palem) yang letaknya agak jauhan dikit. Berikutnya, kosan yang dengan penuh perjuangan diajak untuk bergabung adalah kosan khusus wanita bernama Dhanisa. Saat kosan Dhanisa bergabung adalah salah satu momen mengharukan menurut gue. Karena disini nyaris semua, ya nyaris seluruh cowok yang sudah terhubung dengan jaringan ikut bergotong royong bahu-membahu untuk menghubungkan kosan Dhanisa ini. Bahkan kami sempat patungan untuk membelikan kabel BNC sepanjang kurang lebih 100 meter dimana dulu harga BNC sekitar Rp. 6,500,- per meternya. Dengan bergabungnya Dhanisa, maka saat itu total yang bergabung ada kurang lebih 30 orang. Saat Dhanisa bergabung Kapuk Valley mulai mempunyai variasi dimana tidak semuanya menyukai game. Gue dan Maneq mencoba hal baru dengan menghadirkan radio streaming online dengan menggunakan ShoutCast yang bisa didengarkan melalui WinAmp dan kami menggunakan nama Radio.Net untuk menyebut radio kami ini.

Pada saat diadakannya buka puasa bersama pertama di Posen tanggal 22 November 2002 atau bertepatan dengan 17 Ramadhan 1423, tercetuslah ide dari salah satu sesepuh Posen yang dipanggil Peypey (gue ga tau nama asli nya siapa) untuk membentuk kepengurusan yang secara serius mengurus infrastruktur jaringan, maka hari itu secara resmi terbentuklah kepengurusan Kapuk Valley dan gue ditunjuk sebagai ketua nya karena gue yang pertama kali mencetuskan jaringan antar kosan ini. Sebenarnya gue tidak punya pengalaman berorganisasi dan gue tidak punya mental pemimpin, tapi bagi gue ini lah saatnya untuk mencoba belajar menjadi pemimpin. Sebagai langkah awal, gue mulai membentuk struktur kepengurusan. Gue udah lupa struktur awal kepengurusan, yang gue inget adalah Fahziandy (atau biasa dipanggil Paji) sebagai wakil ketua, Felix Bayu Ananto (Meong) sebagai koordinator, dan Ferry Fernando (ceinando) sebagai Network Administrator. Gue belajar banyak dari manusia ceking yang satu ini. He’s my Shifu. Dialah yang membuat gue terdorong untuk mempelajari jaringan komputer lebih dalam. Uniknya, dia tidak pernah mau memberikan penjelasan lengkap atas pertanyaan-pertanyaan gue. Alih-alih menjawab pertanyaan gue, dia hanya memberi secuil clue dan sisanya gue harus cari sendiri. Sebelum akhirnya cabut dari kosan, beliau mewariskan buku yang dari judulnya aja udah cukup berat menurut gue (berbanding lurus dengan tebal bukunya): “Network Security”, sebuah foto kopi dari buku import yang isinya membahas tentang keamanan jaringan komputer pada masa itu. Ceinando akhirnya digantikan oleh Doni Wijayanto. Sekilas tentang profil admin ini, orangnya super secure. Dia membuat password untuk server yang terdiri dari kurang lebih 16 karakter campuran huruf, angka, dan meta karakter yang bahkan dia sendiri ga apal. Dan setiap kali dia mau login ke server, semua orang yang ada dikamar akan “diusir” karena dia harus buka contekan password yang sebenarnya dia simpan dibawah keyboard komputernya.  Oh ya, di dalam struktur kepengurusan ada Divisi RnD yang terdiri atas M. Rozan, Dodhy Permadi (c0d0t), dan Gustaman (sebenarnya ada beberapa nama lagi tapi sebagian gue lupa dan sebagiannya udah gue lupakan).


Logo Kapuk Valley
Adalah menjadi tradisi Kapuk Valley apabila ada kosan baru yang ingin terhubung maka Pengurus akan melakukan sosialisasi ke kosan tersebut dengan menjelaskan prosedur pendaftaran dan tata tertib yang berlaku di Kapuk Valley dan setelah mereka menandatangani kesepakatan untuk mematuhi tata tertib tersebut barulah kosan tersebut boleh dihubungkan dengan jaringan Kapuk Valley. Tradisi ini membuat kosan yang baru terhubung dengan Kapuk Valley merasa dekat dan merasa memiliki Kapuk Valley. Ini juga yang membuat mereka mau membaur dengan member yang lain baik secara on-the-LAN (Local Area Network) maupun off-the-LAN. Selain itu Kapuk Valley juga mempunyai tradisi mengadakan acara rekreasi tahunan yang disebut dengan Kaval Tour, terutama pada saat libur panjang. Daerah tujuan Kaval Tour pertama adalah pulau Haleuleungan, sebuah pulau yang terletak ditengah laut dekat Tanjung Lesung, Banten. Pulau Haleuleungan bisa dibilang tidak terawat dan bukan untuk tujuan wisata karena sebenarnya pulau tersebut dijadikan perkebunan oleh pemiliknya dan hanya dijaga oleh beberapa orang saja. Setiap bulan puasa Kapuk Valley juga mempunyai tradisi mengadakan acara buka puasa.

Setelah kepengurusan Kapuk Valley terbentuk, Ceinando  mulai menerapkan sistem Domain Controller dengan menggunakan komputer pribadi nya sebagai Domain Server. Awalnya dibentuk domain KAPUK-VALLEY namun akhirnya di revisi dengan menghilangkan dash menjadi KAPUKVALLEY. Setelah Ceinando keluar dari Posen, Kapuk Valley kembali patungan untuk membuat dedicated domain server. Tidak semua komponen dibeli, tapi ada juga yang komponen hasil sumbangan, sehinggga akhirnya jadilah satu buah CPU Pentium III dengan memory 128mb yang di “paksa” menjalankan Windows 2000 Server + Domain Controller. Microsoft Exchange juga di install sebagai media komunikasi antar member (Email dan Messenger). Karena menggunakan Microsoft Exchange, maka otomatis Messenger yang digunakan adalah MSN Messenger for Exchange (berbeda dengan versi MSN Messenger untuk internet). MSN Messenger ini bisa dibilang salah satu terobosan dalam jaringan Kapuk Valley karena dilengkapi dengan fitur Voice dan Video Chat dan fitur ini Voice/Video chat ini masih tergolong baru pada saat itu sehingga cukup digemari oleh member Kapuk Valley, apalagi untuk berkomunikasi dengan member dari kosan Dhanisa. Pernah ada kejadian lucu dimana ada anak dari kosan gue sedang voice chat dengan salah satu member dari kosan Dhanisa dengan volume speaker yang bisa kedengaran dalam radius 50m. Sebenarnya ini bukan masalah besar karena memang anak-anak mahasiswa disekitar kapuk memang dikenal suka semena-mena kalo lagi nyetel lagu. Tapi ini menjadi permasalahan karena dilakukan pada jam 11 malem dan yang terdengar adalah suara cewek. Mendadak kosan gue penuh dengan pemuda-pemuda AKamSi (Anak Kampung Sini) yang kasak-kusuk mencari asal muasal suara wanita. Walaupun udah dibilang tidak ada wanita disini tapi mereka tetap tidak percaya. Mereka memeriksa setiap sudut kamar bahkan sampai kamar mandi. Setelah di demonstrasikan voice chat baru lah mereka bubar teratur dengan memalukan sambil meninggalkan sedikit “wejangan” yang kedengarannya cuma untuk menutup kemaluan (maksud nya rasa malu) mereka aja. “Maaf ya mas, kami cuma tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Soalnya sekarang banyak sekali yang nginepin cewek”. Pada titik ini, Kapuk Valley melanjutkan evolusi nya dengan mulai menggunakan Switch yang jauh lebih pinter daripada Hub. Kapuk Valley juga membeli switch tambahan yang digunakan sebagai switch sentral, yaitu switch yang khusus untuk menghubungkan switch dari kosan-kosan yang terhubung dengan jaringan Kapuk Valley. Switch sentral pertama ini bermerk TP-Link 16 port yang dilengkapi dengan module-slot dan console port.

Bergabungnya kosan Dhanisa seperti magnet, kalau sebelumnya kami membutuhkan waktu setahun untuk membentuk jaringan dengan 5 kosan, namun setelah Dhanisa bergabung hanya dalam kurun waktu satu dua bulan kosan-kosan yang ada disekitar kami mulai menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan jaringan Kapuk Valley. Kosan Wisma Palem yang letaknya agak jauh menyatakan keinginan nya untuk bergabung setelah mendengar ada kosan wanita yang bergabung dalam jaringan. Lalu diikuti dengan kosan Rantau yang letaknya dibelakang kosan Porak. Kosan ini punya member yang jauh lebih banyak dari kosan-kosan lain yang sudah terhubung ke jaringan Kapuk Valley. Sehingga dengan bergabungnya kosan Rantau membuat jumlah member melonjak hampir mencapai seratus orang. Kosan Biru dan kosan Babe yang letaknya diseberang kosan Rantau pun menyusul kosan Rantau untuk bergabung. Kosan Biru menghubungkan kosannya dengan kosan gue sedang kan kosan Babe menghubungkan kosannya dengan kosan Posen. Kosan Wisma Putih yang letaknya persis di depan kosan Biru ga mau ketinggalan, dan ada juga kosan Bara yang letaknya jauh diujung selatan Kapuk yang ikut menghubungkan kosannya dengan kosan gue. Kabel kosan Bara ini sempat dikhawatirkan tidak berhasil terhubung dengan baik karena panjang kabel nya melebihi 100m sementara panjang optimal kabel UTP adalah 100m. Setelah kabel disambungkan ternyata kosan Bara bisa terhubung dengan baik walaupun mengalami sedikit penurunan network response time.

Pada pertengahan 2003, aksi cracking untuk pertama kali menyeruak di jaringan Kapuk Valley. Angga Marihotama (Angga) dari kosan Palem membuat heboh jaringan Kapuk Valley dengan aksi nya membobol beberapa komputer, terutama member dari kosan Dhanisa. Aksi angga ini sempat memancing kemarahan member Kapuk Valley yang terkena serangan dan hampir mengarah terjadinya kerusuhan namun akhirnya dapat diselesaikan secara baik-baik. Sisi positifnya dari insiden ini adalah member Kapuk Valley kemudian menjadi lebih sadar akan keamanan komputer nya sendiri dan mereka belajar tentang bagaimana melindungi komputer mereka dari serangan cracker maupun virus walaupun banyak dari mereka yang tidak punya pengetahuan tentang komputer.

Pada pertengahan 2004, Codot berinisiatif membangun server khusus game, yaitu Ragnarok, game yang sempat sangat populer pada saat itu. Seperti hal nya Domain Server, komponen komputer nya juga hasil patungan bersama. Hampir 80% member Kapuk Valley ikutan bermain, termasuk gue. Game ini bahkan membuat kelulusan gue tertunda selama setahun karena skripsi yang ga kelar-kelar. Gue juga coba-coba untuk bikin server Half-Life Dedicated Server di linux box gue berhubung saat itu game Counter-Strike mulai populer menggeser Opposing Force. Tapi sayang peminatnya kurang karena Dedicated Server susah untuk dikendalikan untuk pindah-pindah map atau mengatur waktu permainan. Tidak selesai sampai disitu, Codot juga membuat File Server berbekal harddisk 128GB (yang tergolong cukup besar waktu itu) yang cukup untuk menampung ratusan file software, mp3, dan puluhan judul film, and yes, termasuk bokep. Entah karena nasib atau karma, beberapa minggu kemudian server tersebut mengalami kerusakan cukup serius sehingga harddisk yang digunakan tidak bisa berfungsi dengan normal. Maka berakhir sudah riwayat File Server Kapuk Valley yang sangat singkat umurnya itu. Gue sendiri, setelah gagal dengan Half-Life dedicated Server, akhirnya menjadikan linux box gue yang spefisikasi hardware nya tergolong minim sebagai Web Server. Dan berbekal web server ini, Codot kembali membuat terobosan baru dengan membuat aplikasi simulasi Ujian Mandiri. Web Simulasi Ujian Mandiri ini, yang selanjutnya di beri nama Kaval UM, sangat populer dikalangan member Kapuk Valley terutama yang berstatus mahasiswa Gunadarma. Karena selain mereka dipermudah untuk mempelajari sistem Ujian Mandiri Gunadarma, ternyata soal-soal yang disediakan pada Kaval UM mendekati soal aslinya. Tidak heran, karena memang database yang digunakan adalah database Ujian Mandiri dari Gunadarma itu sendiri berhubung c0d0t adalah salah satu programmer yang ikut membuat aplikasi Ujian Mandiri Gunadarma (pstt, off the record!). Otomatis success rate para peserta Ujian Mandiri member Kapuk Valley melonjak drastis. Kaval UM menyelamatkan dua hal sekaligus, nilai IPK dan kantong mahasiswa. Karena untuk sekali Ujian Mandiri mahasiswa harus merogoh kocek sebesar Rp. 40,000,- per mata kuliah. Belum lagi kalo mereka harus mengulang kembali Ujian Mandiri karena gagal mendapatkan nilai yang diinginkan. Kadang mahasiswa bisa menghabiskan Rp. 800,000,- sampai Rp. 2,000,000,- demi membuat IP jongkok menjadi mendekati Cum Laude (sistem akademik Gunadarma membatasi IPK dibawah Cum Laude bagi mahasiswa yang mengambil Ujian Mandiri). Dan pada saat Kapuk Valley sedang membutuhkan wadah untuk berdiskusi, Riko Rasota Rahmada (Riko) dari kosan Biru menghadirkan Forum Kaval untuk pertama kali nya. Pada saat DoTA mulai booming, gue pun berinisiatif untuk membuat BattleNet server menggunakan PvPGN, satu-satunya emulator BattleNet yang gue tau waktu itu yang bisa dijalankan dengan mulus di Linux.

Awal tahun 2005, isu tentang sweeping penggunaan Windows bajakan mulai merebak. Kepengurusan Kapuk Valley mulai mempertimbangkan untuk melakukan migrasi ke Linux. Pengurus pun melakukan simulasi penggunaan Linux sebagai pengganti Windows Server yang secara fitur sudah sangat melekat dikeseharian member Kapuk Valley. Domain Controller digantikan oleh Samba, Active Directory digantikan oleh OpenLDAP. Beban terberatnya adalah menggantikan fitur MSN Messenger for Exchange. Saat itu alternatif terbaik yang didapat adalah dengan menggunakan Jabber tapi sayangnya tidak satupun Jabber client pada saat itu yang memiliki fasilitas voice / video chat. Setelah melakukan simulasi selama kurang lebih sebulan, akhirnya Kapuk Valley pun bermigrasi ke Linux. Alhamdulillah proses migrasi berhasil dilakukan nyaris tanpa masalah. Network Administrator pun bertambah satu, Uji Baskoro (Mboy) hadir untuk membackup Doni. Namun karena kurang menguasai Linux, Doni akhirnya mundur sebagai Network Administrator. Setelah Doni “resign”, Kapuk Valley mendapatkan Network Administrator baru bernama Roy Abu Bakar dari kosan Babe yang kebetulan sangat menguasai Linux. Momen bergabungnya Roy juga cukup unik. Saat itu dia “tertangkap basah” sedang mengacak-acak komputer beberapa member Kapuk Valley menggunakan DCom exploit yang pada saat itu sedang heboh karena berhasil secara serempak melumpuhkan ribuan server di dunia yang menggunakan Windows. Gue yang kebetulan saat itu sedang menggunakan komputer S.A Rinaldo (Nando) dari Porak yang sedang disusupi oleh Roy melihat satu per satu folder hilang. Lewat linux box yang khusus gue gunakan untuk ngoprek, gue coba exploit balik ke komputer nya Roy yang ternyata belum di patch. Gue pun “menyita” dcom exploit dari komputer Roy berikut hasil scan KTP Roy sebagai barang bukti. Setelah proses “penangkapan”, gue dan beberapa temen gue nyamperin Roy di kosannya dan dari ngobrol-ngobrol singkat kami sepakat untuk menawarkan Roy menjadi Network Administrator Kapuk Valley. Roy pun menerima tawaran itu. Bergabungnya Roy menjadi Network Administrator membawa kemajuan besar bagi server Kapuk Valley. Roy menerapkan system security yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh pengurus. Seperti penerapan IDS (Intrusion Detection System) yang secara otomatis melakukan pemblokiran terhadap IP Address yang terindikasi berusaha melakukan penyerangan ke server dan mengunci penggunaan IP Address dengan mencocokkan MAC Address nya sehingga satu IP Address hanya bisa digunakan oleh satu komputer saja demi menghindari penyalahgunaan IP Address untuk melakukan kegiatan yang tidak diizinkan seperti cracking atau spoofing.

Selang dua tahun setelah File Server tewas, pada tahun 2006 gue mulai menggerakkan member Kapuk Valley untuk menghidupkan kembali File Server. Berdasarkan polling sederhana yang gue lakukan, sebagian besar member Kapuk Valley bersedia untuk menyumbang Rp. 50,000,- untuk menghidupkan kembali File Server. Setelah uang terkumpul, gue dan teman-teman pengurus membeli beberapa komponen komputer termasuk harddisk 500GB yang waktu itu harga nya cukup mahal (diatas satu juta rupiah). Demi menjaga moral bersama, kali ini File Server tidak diisi dengan bokep karena mengingat saat itu member wanita Kapuk Valley makin banyak dan juga sudah mulai ada dari warga sekitar yang bergabung dalam jaringan Kapuk Valley. Sharing bokep pun dilakukan pada masing-masing komputer member baik secara bebas, private, sesuai permintaan atau khusus cowok.

Begitu banyaknya fasilitas umum yang tersedia di jaringan Kapuk Valley membuat pertumbuhan member Kapuk Valley meningkat rata-rata 100 sampai 150 orang pertahunnya hingga akhirnya member Kapuk Valley mencapai lebih dari 1000 orang dengan 82 kosan yang terhubung pada tahun 2006/2007 yang mana merupakan tahun keemasan bagi Kapuk Valley. Pengurus Kapuk Valley sempat kewalahan menerima pendaftaran member baru yang begitu membludak.Hal yang paling seru adalah ketika banyak member Kapuk Valley membagikan file-file berupa film, software, gambar, source code, tugas kuliah, dan lain-lain yang umumnya sulit didapatkan secara bebas dengan menggunakan fitur Network Sharing. Ini juga diakui oleh beberapa pengunjung setia jaringan Kapuk Valley (biasanya teman kosan member yang tidak ngekos di Kapuk) yang rajin bolak-balik ke Kapuk Valley hanya untuk mendapatkan update film, mp3, atau software terbaru.

Kapukvalley Network Map & Structure (2009)
Kapukvalley Network Map & Structure (2009)
Tidak hanya berbagi secara on-the-LAN, Kapuk Valley juga sempat secara rutin menggelar workshop bertemakan Computer Network Fundamental yang tujuan memberikan pengetahuan mendasar tentang jaringan komputer pada member Kapuk Valley sehingga setiap member Kapuk Valley mempunyai kemampuan untuk menjaga infrastruktur jaringan yang ada di kosannya sendiri maupun infrastruktur Kapuk Valley. Pada workshop tersebut member diajarkan tentang topology jaringan, IP Address, subnet mask, cara membuat kabel straight dan crossover, cara memperbaiki jaringan yang rusak/putus, cara melindungi komputer dari serangan cracker, dan lain-lain. Dalam penyebaran koneksinya, Kapuk Valley seringkali mendapat pertentangan dari induk semang kosan. Mulai dari yang khawatir dengan tagihan listrik yang membengkak sampai ada yang tanpa alasan memotong kabel jaringan yang menghubungkan antar kosan. Selain itu, Kapuk Valley juga harus menghadapi ancaman petir setiap tahun nya dimana dalam sekali dentuman beberapa switch/hub bisa “tewas” seketika. Hal terburuk yang pernah terjadi adalah ketika Kapuk Valley harus mengganti 12 switch sentral sekaligus yang rusak karena petir. Ini adalah pengeluaran yang sangat besar bagi Kapuk Valley yang pendapatannya hanya mengandalkan biaya registrasi member sementara saat itu tidak ada iuran rutin. Dalam kondisi-kondisi seperti itulah pengetahuan yang diajarkan pada saat workshop menjadi berguna. Member mampu secara persuasif menjelaskan ke induk semangnya masing-masing tentang jaringan komputer terutama tentang berapa banyak listrik yang dikonsumsi oleh jaringan komputer (yang mana sebenarnya sangat kecil sekali) sehingga keberadaan jaringan komputer dapat diterima oleh induk semang dan juga secara swadaya, tanpa bantuan pengurus, member dapat memperbaiki kabel jaringan yang putus atau rusak baik karena faktor alam maupun karena unsur kesengajaan.

Setelah beberapa tahun menjadi pengurus Kapuk Valley, gue mulai merasa sulit membagi waktu antara Kapuk Valley dan pekerjaan kantor. Seringkali gue harus menginap dikantor dan tidak terlalu mengikuti perkembangan Kapuk Valley. Alasan tersebut mendorong gue untuk mengadakan rotasi kepengurusan karena bagi gue kepengurusan yang berumur lebih dari dua tahun itu ga sehat. Kapuk Valley pun mengadakan pemilu yang pertama pada tahun 2006 dan ternyata lagi-lagi gue yang terpilih jadi ketua. Nasib. Baru setelah tahun 2008 hasil pemilu “membebaskan” gue dari kepengurusan Kapuk Valley dengan terpilihnya Handsen (Ham) sebagai ketua yang baru menggantikan gue. Oh ya, pada saat pemilu Kapuk Valley juga melakukan sensus untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan account dengan cara membuka pendaftaran ulang. Member yang tidak melakukan daftar ulang dianggap non-aktif karena kebijakan Kapuk Valley membolehkan orang yang sudah tidak berdomisili di Kapuk untuk kembali menggunakan account tersebut apabila suatu saat orang tersebut kembali berdomisili di Kapuk.

Gue memang udah ga berdomisili di Kapuk lagi, dan juga udah ga ngikutin lagi perkembangan Kapuk Valley. Tapi bagi gue, Kapuk Valley adalah hal yang luarbiasa yang pernah terjadi dalam hidup gue yang membuat gue sangat mensyukuri setiap detik yang pernah gue lalui ketika masih menjadi member aktif di Kapuk Valley. Bukan hanya sebagai lingkungan, tapi Kapuk Valley udah menjadi “orang tua kedua” gue yang mendidik dan membesarkan gue hingga gue bisa seperti sekarang ini dengan mempertemukan gue dengan orang-orang hebat seperti Ceinando, Doni, Rozan, Meong, Roy, Mboy, Yoga, dan masih banyak lagi yang ga bisa gue sebutin satu persatu disini. Gue bisa bilang, tanpa Kapuk Valley gue mungkin tidak pernah bisa memiliki apa yang gue miliki sekarang. Dan gue percaya, bukan cuma gue yang berpikir demikian karena dalam satu dekade terakhir keberadaaannya Kapuk Valley sudah memberikan manfaat yang besar tidak hanya bagi member Kapuk Valley tapi juga orang-orang yang pernah berkunjung ke lingkungan Kapuk Valley. Alasan gue membuat tulisan ini adalah agar setiap orang, baik yang masih mapun yang sudah tidak berdomisili di Kapuk Valley dapat menghargai dan bersukur atas apa yang mereka bisa atau pernah dapatkan di Kapuk Valley karena gue melihat kecenderungan Kapuk Valley dipenuhi oleh orang-orang bergabung dengan alasan games dan internet tanpa (mau) tau bagaimana perihnya orang-orang sebelum mereka membangun Kapuk Valley hingga bisa mereka nikmati seperti sekarang ini dan mereka-mereka itulah yang akhirnya menjadikan Kapuk Valley sebagai “warnet pribadinya” tanpa pernah menghargai dan menghormati keberadaan Kapuk Valley itu sendiri.


Semoga tulisan ini bisa membuka pikiran bagi kalian yang mempunyai hubungan dengan Kapuk Valley, baik itu member aktif, alumni, maupun sekedar pengunjung aja dan semoga Kapuk Valley tetap bertahan sampai kapanpun. Amin.
Kamis, 28 November 2013
Posted by boim gerald

Contoh Studi Kasus Telematikan di bidang telekomunikasi

Telematika, yang merupakan kepanjangan dari telekomunikasi dan informatika, merupakan suatu sarana komunikasi jarak jauh dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak yang lainnya. Berdasarkan definisi dari telematika barusan, maka dapat diambil contoh teknologi-teknologi yang termasuk kedalam telematika.
Mungkin kita tidak menyadarinya bahwa ternyata handphone yang kita gunakan juga termasuk salah satu dari teknologi telematika. Perkembangan teknologi dari handphone (biasa disebut juga sebagai mobile phone) saat ini sungguh luar biasa pesatnya. Fitur-fitur dan aplikasi-aplikasi yang disajikan bahkan dapat menggantikan peran computer.
Handphone, diawal kemunculannya hanya bisa dipakai untuk kegiatan telepon saja, namun sekarang dengan menggunakan handphone, kita dapat berselancar di internet (bahasa sekarangnya yg lagi nge-trend adlah OL (Online)). Dengan HP (HandPhone) kita dapat mengirimkan ataupun menerima e-mail dari teman-teman kita atau bahkan dari kolega kerja kita.

           Penemu Handphone

Martin Cooper sang penemu telepon genggam ini sendiri tidak membayangkan bahwa telepon selular bisa sekecil sekarang ini sehingga dapat dibawa kemana saja sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan di zaman nirkabel sekarang ini. Martin Marty Cooper (lahir 26 Desember 1928 di Chicago, Illinois, USA) yang merupakan pemimpin tim insinyur dari Motorola yang mengembangkan perangkat genggam ponsel yang berbeda dari telepon mobil (Car Phone). Cooper adalah CEO dan pendiri ArrayComm, sebuah perusahaan yang bekerja dalam penelitian teknologi Smart Antena dan mengembangkan jaringan nirkabel, dan merupakan direktur Penelitian dan Pengembangan Motorola.

sumber: 
http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/01/biografi-martin-cooper-penemu-handphone.html
http://veblue.blogspot.com/2010/10/contoh-penerapan-telematika.html
Posted by boim gerald
Tag :

Telekomunikasi dan Informasi

Definisi Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sebelum menyebutkan tentang teknologi informasi dan komunikasi, marilah kita melihat sejarah awalnya komunikasi dilakukan. Tentu kamu masih ingat ketika belajar sejarah bersama gurumu bahwa pada zaman dahulu manusia melakukan komunikasi dengan menggunakan kata-kata, kode-kode, bunyi-bunyi dan berbagai bentuk simbol tertentu untuk menyampaikan informasi berupa ide atau gagasan walau hanya sekedar mengobrol, hal itu karena mereka belum mengenal tulisan.
Kemudian, komunikasi berkembang sampai sekarang menggunakan gambar dan tulisan dengan berbagai alat bantu seperti surat, email, bahkan sampai menggunakan fasilitas teleconference yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan.
Dalam kehidupan sehari-hari dapat dicontohkan misalnya dengan membandingkan antara surat dengan email. Zaman dulu orang mengirim surat ke kantor pos dan dalam beberapa hari baru sampai ke tempat tujuan. Dengan adanya internet, mengirim surat dapat dilakukan melalui fasilitas email dan pesan akan sampai dalam hitungan beberapa detik saja.
Jadi, apa yang dimaksud teknologi informasi dan komunikasi? Agar kamu lebih mudah mempelajarinya, pahamilah teknologi informasi dan komunikasi berikut ini :
  • Teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses manipulasi dan prmprosesan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima.
  • Menurut haag dan keen (1906), teknologi informasi adalah seperangkat alat yang digunakan untuk membantu tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan data.
  • Menurut Martin (1999), teknologi tak hanya terbatas pada teknologi komputer (hardware dan software)yang digunakan dalam pemprosesan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
  • Menurut Williams dan Sawyer (2003), teknologi informasi adalah penggabungan komputasi yaitu komputer dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
  • Teknologi informasi dan komunikasi sering disingkat TIK atau ICT (information and communication technology). Ada juga yang menyebut dengan istilah “telematika” yaitu singkatan dari telekomunikasi dan informatika.
Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan berbagaijenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja manusia.

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.

Piktografi
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografisebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.

Hieroglif






Serat Papyrus
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil.Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
Kertas yang ditemukan Bangsa Cina
2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama denganCharles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837

Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANETyang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data sertadatabase (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

Aplikasi telekomunikasi dan informasi bagi turis


        baru-baru ini mencoba aplikasi smartphone Global Call untuk telepon internasional. Karena saya sering harus berinterlokal, pastinya harga juga salah satu faktor penting buat saya, selain soal kualitas suara yang cukup jelas dan sambungan tidak putus-putus. Ada beberapa aplikasi yang sudah pernah saya coba, ini salah satunya, aplikasi Global Call.

Pada saat registrasi awal, saya mendapat kredit gratis $1.50 dan dengan kredit ini saya bisa berbicara sekitar 50 menit untuk sambungan landline. Jadi kalau dihitung-hitung tarifnya sekitar 3 sen setiap menit. Jauh lebih murah dibandingkan dengan aplikasi telepon internasional lain, seperti Skype misalnya.

Penggunaannya juga cukup simpel dan tidak ribet, saya bisa menggunakan data kontak yang terdaftar di handphone saya untuk diakses oleh aplikasi Global Call ini.
Untuk telepon dari luar negeri ke Indonesia tarifnya $0.05 per menit untuk sambungan landline, dan $0.07 untuk sambungan handphone.

Ada juga fitur transfer kirim dan terima kredit dan juga mendapat hadiah kalau berhasil mengundang teman anda memakai aplikasi ini. Tapi sayang saya belum sempat coba fitur-fitur lainnya, nanti kalau saya sudah ada informasi lebih lanjut akan saya update.


Selasa, 26 November 2013
Posted by boim gerald
Tag :

Mengenai Saya

Foto saya
jakarta, bengkulu, Indonesia
-

liat blog saya

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Bomy fitzgerald -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by -